Tampilkan postingan dengan label kulit akar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit akar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Januari 2013

Tanaman Obat : SENGUGU

Tanaman Obat

SENGGUGU
(Clerodendron serrature [L.] Spr.)

Nama Lokal :
Singgugu (Sunda); srigunggu, sagunggu (Jawa); kertase, pinggir tosek (Madura); senggugu (Melayu); sinar baungkudu (Batak Toba); tinjau handak (Lampung).

Uraian :
Tanaman ini dapat tumbuh liar pada tempat-tempat terbuka atau agak terlindung dan dapat ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggir kampung, tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembap dari dataran rendah sampai 1.700 meter dpl. Senggugu diduga tumbuhan asli Asia tropik. Perdu tegak, tinggi 1- 3 meter, batang berongga, berbongkol besar, akar warnanya abu kehitaman. Daun tunggal, tebal dan kaku, bertangkai pendek, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, pertulangan menyirip, kedua permukaan berambut halus, panjang 8-30 cm, lebar 4-14 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk bentuk malai yang panjangnya 6-40 cm, warnanya putih keunguan, keluar dari ujung-ujung tangkai. Buah buni, bulat telur, masih muda hijau, setelah tua hitam. Perbanyakan dengan biji.
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :
Menjernihkan suara, batuk, sesak napas (asma), radang saluran napas (bronkitis), tulang patah, memar, rematik, perut busung, cacingan, malaria, memulihkan tenaga sehabis melahirkan, dan digigit ular, bisul.
Komposisi :
Kandungan kimia: Daun banyak mengandung kalium, sedikit natrium, alkaloid, dan flavonoid flavon. Kulit batang mengandung senyawa triterpenoid, asam oleanolat, asam queretaroat, dan asam serratogenat. Sedangkan kulit akar mengandung glikosida fenol, manitol, dan sitosterol.

Selasa, 06 November 2012

Tanaman Obat : MURBEI

Tanaman Obat

MURBEI
(Morus alba L.)

Nama Lokal :
Besaran (Indonesia); murbai, besaran (Jawa); kerta, kitau (Sumatera).
Uraian :
Tanaman murbei berasal dari Cina, tumbuh baik pada ketinggian lebih dari 100 meter dpl. dan memerlukan cukup sinar matahari. Tumbuhan yang sudah dibudidayakan ini menyukai daerah-daerah yang cukup basa seperti di lereng gunung, tetapi pada tanah yang berdrainase baik. Kadang ditemukan tumbuh liar. Pohon dan tumbuh mencapai tinggi sekitar 9 meter, percabangan banyak, cabang muda berambut halus. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai yang panjangnya 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5-20 cm, lebar 1,5-12 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk tandan, keluar dari ketiak daun, mahkota bentuk taju, warnanya putih. Dalam satu pohon terdapat bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna yang terpisah. Murbei berbunga sepanjang tahun. Buahnya banyak berupa buah buni, berair dan rasanya enak. Buah muda warnanya hijau, setelah masak menjadi hitam. Biji kecil, warna hitam. Tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera. Daun muda enak di sayur dan berkhasiat sebagai pembersih darah bagi orang yang sering bisulan. Perbanyakan dengan stek dan okulasi.
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :
Daun berkhasiat untuk: demam karena flu, malaria, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit gigi, rematik, darah tinggi, kencing manis, kaki gajah, sakit kulit bisul, radang mata merah, memper�banyak air susu ibu (AS]), muntah darah dan batuk darah akibat darah panas, kolesterol tinggi, dan gangguan pada saluran cerna.
Kulit akar berkhasiat untuk: sakit gigi, tidak datang haid, batuk berdahak, sesak napas, muka bengkak, kencing yang nyeri dan susah, dan cacingan.
Buah berkhasiat untuktekanan darah tinggi, jantung berdebar, kencing manis, rasa haus dan mulut kering, sulit tidur, batuk berdahak, pendengaran berkurang dan penglihatan kabur, telinga berdenging, tuli, tujuh keliling, hepatitis kronis, sembelit pada orang tua, kurang darah, neurastenia, sakit otot dan persendian, sakit tenggorokan, serta rambut beruban sebelum waktunya.
Ranting berkhasiat untuk: rematik, tangan dan kaki terasa baal dan sakit, sakit pinggang, keram pada tangan dan kaki, tekan darah tinggi, serta menyuburkan pertumbuhan rambut.
Komposisi :
Kandungan kimia : daunmurbei mengandung ecdysterone, inokosterone, lupeol, beta-sitosterol, rutin, moracetin, isoquersetin, scopoletin, scopolin, alfa-, beta-hexenal, cis-beta-hexenol, cis-lamda-hexenol, benzaidehide, eugenol, linalool benzyl alkohol, butylamine, aceto'ne, trigonelline, choline, adenin,asam amino, copper, zinc, vitamin (A, B1, C dan karoten), klorogenik, asam fumarat, asam folat, asam formyltetrahydrofolik, dan mioinositol.Juga mengandung phytoestrogens. Bagian ranting murbei mengandung tanin dan vitamin A. Buahnya mengandung cyanidin, isoquercetin, sakarida, asam linoleat, asam stearat, asam oleat, dan vitamin (karoten, B1, B2, dan C). Kulit batang mengandung 1, triterpenoids: alfa-,beta-amyrin, sitosterol, sitosterol-alfa-glucoside, 2, flavonoids: morusin, cyclomorusin,; kuwanone A,B,C, oxydihydromorusin, 3, oumarins: umbelliferone, dan scopoletin. Kulit akar mengandung derivat flavone mulberrin, mulberrochromene, cyclomulberrin,cyclomutberro-chromene, morussin, dan mulberrofuran A. Juga mengandung betulinic acid, scopoletin, alfa-amyrin, beta-amyrin, undecaprenol, dan dodecaprenol.

Manfaat dan Khasiat Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger